Taukah kau teman? Sungguh Allah itu maha adil, apakah kau tidak percaya ? Baiklah aku bisa membuktikan bahwa allah itu maha adil, ini kisah tentang aku dan teman-teman ku..
Pagi ini aku bangun dengan rasa malas luar biasa, kenapa? Karena aku ke sekolah dan harus bertemu dengan teman-temanku. Sebenarnya aku tidak ada masalah dengan teman-temanku kecuali teman sekelasku yang bernama “ Nasher “. Ya, dia itu sangat menyebalkan, banyak teman-temanku yang juga sebal dengan dia. Kemarin dia menggangguku saat aku sedang piket, muali dari menyiramkan air, membuang-buang sampah, dan menggangku saat aku sedang menyapu dan menyerok sampah, ya sangat menyebalkan, ingin rasanya aku timpuk dia menggunakan sapu dan pengki. Sangat sangat sangat menyebalkan. Besoknya saat pelajaran Bu Dwi guru IPS dan PKN sekaligus wali kelas kami. Dan aku memberi tahu segala sesuatu yang terjadi kemarin, dan si semakin menjadi-jadi. Saat itu aku menggunakan baju putih-putih karena baju batikku robek, dan si mulai beraksi dengan menggataiku kuntil anak atau apalah.
Si nasher memang menyebalkan, bukan hanya anak perempuan saja yang di ganggu tapi juga anak laki-laki,bahkan ada salah satu temanku yang lokernya di masukin kucing. Dia itu banyak omong, kata-katanya suka tidak MASUK AKAL, kalau ceritanya suka di lebay-lebayin. Kalau dia salah, sering tidak mau disalahkan, bahkan malah menyalahkan orang lain (-_-!),dia emang dasar nya SOTOY, and SOK BANGET. Pernah saat pelajaran Bu dwi, kami diberi games tentang mendeskripsikan orang lain, banyak yang komentar tentang aku itu JUDES, dan CEPAT MARAH, okey aku akui itu. Dan saat aku komentar tentang aku berkomentar tentang segala unek-unek yang ingin aku katakan kepada dia. Dan tentang kebaikanya aku tulis GAK ADA. Puas aku rasanya, namun besoknya ia beraksi lagi, yaitu menaruh sepatuku di Lampu. Ya aku sih masa bodo, dan awalnya aku di bela oleh temanku Alia. Tapi dia tidak putus asa lagi-lagi ia menaruh sepatuku di lampu yang sama, dan sepatuku di ambil oleh salah satu temanku. Akhirnya ia menaruh lagi untuk ketiga kalinya, dan aku langsung mengadu ke bu Dwi. Tapi saat itu bu dwi sedang sibuk .
Setekah bu dwi tidak sibuk lagi, aku dan bu dwi menuju masjid dan menceritakan semua yang sudah terjadi dari awal aku masuk sekolah. Sampai Bu dwi bilang “ mau ibu panggilkan “ dan aku menjawab “ iya “. Kemudian datanglah nasher dan bu dwi menyampaikan apa yang telah aku sampaikan kepada bu dwi. Dan akhirnya bu dwi menyuruh untuk minta maaf kepada ku tapi aku belum bisa memaafkan. Dan bu dwi bilang “ nasher kamu harus janji untuk berubah ya”. Dan menjawab “ iya bu”. Bu dwi berkata lagi “ janji laki-laki itu harus di tepati oke! “. Nasher Hanya mengangguk angguk. Bu dwi juga bilang kepadaku agar aku belajar untuk belajar ikhlas. Dan bu dwi bilang “ kalo nasher mengganggu anak perempuan ataupun yang lainya bilang kepada ibu ya “. Pembicaraan 4 mata antara aku, bu dwi dan nasher pun selesai.
Saat aku kembali ke kelas, seluruh anak perempuan menanyaiku tentang apa yang tadi di bicaraakan. Sedangkan nasher hanya di tanyai oleh satu anak laki-laki. Dan aku menceritakan tentang apa yang terjadi, ada yang bilang “ bagus, tika “. Dan banyak setuju tentang perbuatan yang aku lakukan. Tapi si hanya BERJANJI, nyatanya dia tetap saja menggangu orang dan tidak mau disalahkan walaupun sudah mendingan SEDIKIT. Pernah saat dia dijuluki “ DEMENTOR” ia hanya bisa diam karena tidak tahu artinya, sampai saat miss yuli memberitahu artinya. Saat anak perempuan berbuat sedikit kesalahan di bilang Dementor ( plis deh -_- ). Tetap saja sifatnya tidak berubah sehingga ia di juluki “ THE LORD VOLDEMORT “ dengan lagak sok tahunya ia mengatai anak perempuan voldemort ( emangnya lw pernah nonton harpot apa?! ).
TBC
maaf ya kalo jelek, bakat saya bukan di bidang sastra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar